Masa depan memang merupakan hal yang masih misterius, kita tidak
pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan kita. Satu detik yang akan
datangpun kita tidak akan bisa tahu. Akan tetapi rasanya kan sangat konyol jika
kita tidak punya rencana untuk masa depan kita.
Umumnya penderita kelainan fisik baik akibat kecelakaan maupun
penyakit akan sangat khawatir akan masa depannya. Termasuk penderita Retinitis Pigmentosa
seperti saya pastinya tidak luput dari kekhawatran ini. Kekhawatiran ini akan
meningkat seiring dengan menurunnya kualitas penglihatan.
Seperti saya sebutkan tadi , saya juga termasuk orang yang khawatir
dengan masa depan saya. Akan tetapi saya tidak mau terlena dengan kekhawtiran
saya ini, saya akan menyongsong hari depan saya denga rencana-rencana yang
sudah saya siapkan, berhasil atau tidak itu saya serahkan kepada ALLAH SWT.
Saya adalah salah seorang penderita “Retinitis Pigmentosa” sebuah
penyakit yang membuat penderitanya mengalami gangguan penglihatan dan kan terus
mengalami penurunan penglihatan yang parah. Tragisnya penyakit ini belum bisa
ditangani secara medis, baik untuk pengobatan, pencegahan maupun menahan
penurunannya sendiri belum ditemukan.
Saya adalah seorang Penyuluh Pertanian Kontrak yang notabene
memerlukan mobilitas tinggi saat bertugas. Kekhawatiran saya timbul karena saya
mulai kesulitan beraktifitas di lapangan, untuk berjalan di pematang sawahpun
sudahsangat sulit sekali. Kemana-mana saya harus diantar ojeg motor sehingga
hampir sepertiga honor saya habis untuk ojeg. Saya khawatir suatu saat saya
tidak akan bisa bekerja seperti sekarang lagi, untuk bekerja di tempat lain pun
pasti sulit. Saya terlalu mendalami dunia ini, dunia pertanian, sehingga saya
bingung akan kerja apa saya nantinya jika saya sudah tidak diterima lagi
sebagai penyuluh???
Hal ini terus saya fikirkan, hingga saya ketemu suatu ide. Saya ingin membuka TOKO PERTANIAN, Ide ini
muncul karena pengalaman saya berjualan benih sayuran secara online dan
darisana saya melihat peluang bahwa Toko Pertanian ini bisa jadi solusi buat saya. Pengalaman saya di dunia Pertanian
/ Penyuluhan pasti akan sangat membantu. Saya pun akan tetap bis dekat dengan
petani. Pengalaman di bisnis online juga akan sangat membantu, karena dari
pengalaman saya toko pertanian yang memang serius menggarap pembeli via online
dan offline masih sedikit. Jika adapun, produk yang ditawarkan sangat sedikit,
sehingga pasarnya masih terbuka luas.
Cuma sayangnya setelah hitung punya hitung usaha ini butuh biaya yang
cukup besar. Minimum 60 juta lebih. Wuihhh.... Kenap bis sebesar itu? Itu baru
hitungan minimum, jika benar-benar full 100 juta pun masih kurang. Saya
berencana untuk menyediakan semua jenis benih dari semua perusahaan benih utama
di Indonesia / dunia. Pengalaman saya jika membutuhkan beberapa jenis benih,
kita terpakas beli ke beberapa toko karena minimnya toko yang punya stok benih
yang bervariasi jenisnya. Ini sebuah peluang bagus. Belum lagi peralatan /
perlengkapan berkebun yang sangat terbatas tokonya.
Tpi itu baru sebuah rencana yang saya sendiri belum tahu apakah bisa
saya realisasikan atau tidak. Saya tidak ingin memaksakan itu harus berjalan
karena modalnya begitu wah hehehe... Atau Sahabat mau bantu pinjamkan saya
modal??? Heheehe.. Saya hanya bercanda, biarlah waktu yang menjawab semua ini.
Saya hanya berencana, kepastian ada di TanganNYA.
Bagaimana dengan sahabat? Jangan berhenti bermimpi, walau kita punya
kelemahan janganlah berhenti bermimpi. Persiapkan masa depanmu dan yang tetap
harus diingat tetaplah tersenyum dan tetap semanagat karena semanagat itu lebih
hebat dari sekedar mata yang normal.
Oya sekekedar promosi nih, bagi sahabat yang butuh benih sayuran bisa
menghubungi saya di :
Arfan Hidayah Hasibuan
081387741650 / 085797315911
Atau Invite BBM Pin : 75EC3D66
Atau mau main-main ke rumah saya di :
Dusun Pahing RT 06 RW 01, Desa Sakerta Timur, Kecamatan Darma
Kabupaten Kuningan-Jawa Barat 45562
Tapi jangan datang buat beli benih ya.. karena benih yang saya jual
hanya via online, itu dikarenakan saya menjual dengan sistem Dropship alias
barang tak ada pada saya tetapi di kios suplier. Nanti setelah saya buka toko
Pertanian offline baru boleh datang beli benih ke rumah hehehe...
Salam semanagat!!! Never Give UP!!! Tetap Semanagat, Tunjukkan pada
Dunia bahwa kita juga bisa lebih dari orang normal!!!
waaah kita senasik sobat. ane juga lulusan pertanian yang juga penderita retinitus pigmentosa looh. kalo ane sendiri si pengen fokus ke dunia permrograman komputer dan website. ane pengen buat beberapa program untuk komputer tunanetra dan ini dia web ane yang lagi digarap. jangan lupa kunjungi web ane ini yaaa peace salam RP
ReplyDeletehttp:www.infopurwokerto.info
Salam Kenal juga Mas ardinal purbowo , mudah-mudahan jalan yang kita pilih menjadi jalan yang terbaik mas. RP bukan halangan untuk tetap berkarya. Siap meluncur ke TKP mas hehehe..
ReplyDelete