Ciri-ciri Low Vision
Walaupun Low vision merupakan masalah penting karena banyak orang yang
belum memahami bagaimana yang disebut Low vision. Mungkin salah satu anggota
keluarga kita salah satunya. Seperti apa yang saya alami, karena kurangnya
informasi tentang hal ini. Saya baru tahu setelah saya periksa ke Rumah Sakit
Mata Cicendo. Awalnya ingin operasi Lasik untuk memperbaiki minus yang saya
derita. Pada saat pemeriksaan ditemukan hambatan dan masalah sehingga saya
harus melakukan pemeriksaan total dan mendetail. Ternyata saya menderita
kelainan refraksi dengan nama kelainan Retinitis Pigmentosa, lapang pandang
menyempit sekitar 50%. Saya dinyatakan sebagai penyandang Low vision. Pada saat
itu saya belum faham apa itu Low vision, mungkin karena syok karena selain
dinyatakan menderita penyakit unik, saya juga di vonis akan buta dalam 2 – 3 tahun.
Seiring berjalannya waktu, saya mulai menggali informasi tentang
retinitis Pigmentosa dan Low Vision. Ternyata banyak sekali penyandang Low vision
ini di sekitar kita tetapi tidak ada penanganann khusus. Penyandang Low vision
hanya dibawa ke optik untuk dipakaikan kacamata padahal low vision ini harus
ditangani secara khusus, kacamata hanya salah satu alat bantusaja.
Apa ciri-ciri orang menderita Low vision? Jika anggota keluarga
mengalami hal-hal di bawah ini kemungkinan besar mereka di DUGA mengalami Low
Vision. Segera bawa ke salah satu tempat ini : Puskesmas, Dokter mata, Rumah
Sakit Mata atau Low vision Center.
Ciri-ciri penderita Low vision
1.
Membaca, menulis, mengamati dengan jarak sangat
dekat
2. Selalu
ingin menonton televisi dalam jarak dekat
3. Berjalan
banyak tersandung
4. Berkacamata
sangat tebal tetapi masih kurang jelas penglihatannya
5. Lebih
sulit melihat pada malam hari
6. Hanya
bisa membaca dengan huruf besar
7. Sulit
membaca dengan kekontrasan yang rendah
8. Terlihat
tidak menatap ke depan
9. Berjalan
dengan pandangan kaku
10. Kesulitan
melihat saat keluar dari tempat gelap ke tempat terang atau sebaliknya
11. Bola
mata bergerak-gerak dengan tidak wajar
12. Menekan
bola mata dengan jari
13. Sulit
mengenali wajah dari jarak jauh
14. Kesulitan
membaca di papan tulis
15. Mengerutkan
mata atau memicingkan di tempat yang terang
16. Sering
kehilangan benda yang terlepas dari tangan
17. Kesulitan
melihat orang yang ada di sebelahnya, pandangan hanya ke depan
18. Kesulitan
melihat benda padahal ada di dekatnya (saat mencari benda)
No comments:
Post a Comment